1 Tewas, 3 Luka Serius di Bentrokan Lapas Nusakambangan!

1 Tewas, 3 Luka Serius di Bentrokan Lapas Nusakambangan! Selasa (7/11) pagi, dalam berita terbaru Lapas Nusakambangan digegerkan oleh tawuran antar warga binaan atau narapidananya. Tawuran ini mengakibatkan seorang warga binaan meninggal dunia, sedangkan 3 orang lainnya mengalami luka yang cukup serius. Kepala bagian Hubungan Masyarakat Dirjen Lapas, Ade Kusmanto, menuturkan jika tawuran terjadi antara warga binaan blok tempo kamar 4 dan 5, melawan kamar b nomor 8. Lebih lanjut, tawuran ini diketahui terjadi antara kelompok warga binaan Jhon Refra alias Jon Key dengan Kelompok warga binaan terorisme. Korban meninggal dunia adalah Tumbur Biondy Alvian Partahi Siburian alias Ondy Bin Robert Freddy Siburian.

lapas Nusakambangan

lapas Nusakambangan

Pemicu keributan di Lapas Nusakambangan ini diduga adalah kesalahpahaman antara kelompok yang ada di dalam lapas. Sebelum peristiwa ini, kedua kelompok tersebut sudah sering terlibat keributan. Untuk mencegah tawuran yang lebih besar, Kepala Lapas langsung memerintahkan staf dan BKO untuk melakukan pengamanan, serta meredam keributan. Setelah upaya peredaman dilakukan, baru pihak Lapas menghubungi aparat keamanan.

Situasi di Lapas Nusakambangan telah dapat dikendalikan setelah petugas lapas yang dibantu oleh aparat keamanan melerai narapidana dan memasukkan mereka kembali ke dalam sel masing-masing. Situasi mulai kondusif sekitar pukul 10.00 WIB. Sedikitnya 15 orang dari dua kelompok tersebut terlibat dalam tawuran ini. Para pelaku kerusuhan kemudian dipindahkan ke dua lapas yang berbeda untuk mencegah konflik lanjutan. Sembilan napi dari kelompok terorisme dipindahkan ke Lapas Pasir Putih, sedangkan enam napi lainnya dipindahkan ke Lapas Batu.

Saat ini, korban kerusuhan telah dibawa ke RSU Cilacap setelah sebelumnya dilakukan penanganan di Klinik Lapas Nusa Kambangan untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara korban meninggal dari kelompok Jon Key telah diamankan oleh petugas medis. Polisi pun telah menetapkan tersangka untuk kasus ini. Sedikitnya 7 orang telah menyandang status tersangka. Mereka adalah DD, MR, OP, Jon Tris, David, Hasan Bisri, serta korban meninggal, Boni. Ketujuh tersangka ini ditetapkan setelah menjalani pemeriksaan maraton selama 24 jam terakhir. Polisi pun mengkonfirmasi jika bentrokan ini dilatarbelakangi oleh perebutan pengaruh dan dominasi yang masih sangat kental terjadi di antara warga binaan.


silahkan beli Pulsa Online via Paypal untuk memudahkan isi ulang paket internet murah
5/5 (1)

Ingin memberikan 5 bintang untuk informasi internet gratis?