Apply Peminjaman Online untuk Modal Usaha di Bulan Puasa? Perhatikan Ini!

Apply Peminjaman Online untuk Modal Usaha di Bulan Puasa? Perhatikan Ini! Mumpung ada momennya, kamu bisa menggali banyak keuntungan dengan memanfaatkan bulan puasa. Jangan khawatir kalau belum cukup modal, kan ada peminjaman online tepercaya seperti Kredivo!

peminjaman uang

peminjaman uang

Bulan puasa adalah salah satu momen yang tepat untuk menjajal peruntungan di dunia bisnis. Utamanya, bisnis yang terkait dengan kuliner dan pakaian adalah yang paling laris diburu konsumen saat bulan puasa hingga jelang lebaran. Nggak jarang juga sering kita jumpai pedagang makanan atau pakaian dadakan di pinggir-pinggir jalan selama bulan puasa. Bukan tanpa sebab, tapi memang memanfaatkan momentum dan konsumennya sudah tersedia.

Menjajal sebuah usaha adalah sebuah aktivitas yang sifatnya produktif atau menghasilkan pundi-pundi uang. Tapi, untuk bisa membangun usaha, pasti dibutuhkan modal. Nggak cuma dari tabungan, sebagian orang juga cenderung memutuskan berutang demi mencoba peruntungan dalam memulai bisnis. Apalagi sekarang, pinjam uang bisa dibilang nggak lagi susah sejak ramainya fintech yang memberi akses peminjaman online yang bisa menjangkau banyak kalangan.

Kredivo misalnya, fintech pinjaman online yang bisa digunakan oleh para pekerja lepas atau freelancer hingga pengusaha UKM. Sebab, daftar Kredivo nggak memerlukan slip gaji, tapi dengan menghubungkan akun internet banking sebagai bukti pemasukan. Selain itu, syarat pendaftarannya juga mudah. Pendaftar wajib berusia minimal 18 tahun, punya penghasilan tetap minimal Rp 3 juta, dan berdomisili di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Medan, Palembang, Semarang, Bali, Yogyakarta, Solo, Malang, Makassar, Cirebon, atau Sukabumi.

Apabila kamu tertarik untuk ajukan peminjaman online demi menjajal peluang bisnis di bulan puasa nanti, sebaiknya pertimbangkan matang-matang. Jangan impulsif. Hal-hal ini perlu dipikirkan sebelum mengajukan pinjaman.

Pilih jenis usaha yang modalnya kecil untungnya besar

Jangan bertumpu pada prinsip bagaimana nanti, yang penting ada modalnya dulu. Apabila sumber modalnya adalah utang, pola pikir yang seperti ini hanya akan menyusahkan kamu di kemudian hari. Jadi, sebelum pilih-pilih fasilitas pinjaman online, pastikan kamu sudah memiliki perencanaan bisnis yang matang. Mulai dari total modal, alokasi dana hingga ke hal-hal terkecil, proyeksi keuntungan, hingga solusi apabila terjadi hal-hal tidak diinginkan seperti rugi atau kredit macet.

Jika ini adalah pertama kalinya kamu memulai bisnis, sebaiknya mulai dari jenis usaha yang modalnya kecil tapi untungnya besar. Misalnya, berbisnis makanan buka atau takjil. Bisa juga bisnis kue kering untuk hari raya. Selain bisa jadi ajang untuk belajar, bisnis yang skala dan modalnya kecil juga risiko kerugiannya akan kecil.

Ajukan pinjaman secukupnya, jangan aji mumpung

Berutang untuk bisnis memang sah-sah aja karena termasuk utang produktif. Tapi, jangan aji mumpung dan mengajukan pinjaman di luar dari modal yang dibutuhkan. Apalagi dengan pola pikir “nanti bisa ketutup dari keuntungan”. Iya keuntungannya besar dan bisa langsung menutup cicilan, bagaimana kalau di tengah jalan terjadi hal-hal yang merugikan? Usahakan untuk selalu mengacu pada perencanaan bisnis yang sudah dibuat di awal, termasuk perihal jumlah modal yang mau dipinjam. Biasanya, fasilitas pinjaman online dari fintech juga memiliki masa tenor angsuran yang singkat. Artinya, makin singkat tenor, makin besar juga angsuran yang harus dibayarkan per bulan.

Pilih fasilitas peminjaman online yang suku bunganya ramah di kantong

Kalau sudah punya mantap memilih jenis usaha serta perencanaannya, maka kamu juga perlu meluangkan waktu untuk menyeleksi lembaga peminjaman online untuk pinjam modal. Hati-hati dengan fintech pinjaman online ilegal. Kamu bisa melakukan crosscheck pada situs OJK perihal fintech mana saja yang harus dihindari dan fintech mana yang bisa kamu gunakan karena sudah terdaftar resmi. Nggak cuma berisiko dari segi keamanan data, fintech yang nggak ada dalam naungan OJK juga memiliki tingkat suku bunga yang sangat tinggi, mulai dari 1% per hari atau bisa mencapai hingga 30% per bulan.

Jangan sampai memilih fintech yang suku bunganya 30% per bulan kalau kamu bisa menggunakan fintech yang suku bunganya cuma 2,95% dan paling rendah seperti Kredivo. Selain bisa untuk pinjam uang online, Kredivo juga bisa digunakan untuk kredit barang di merchant online, beli tiket pesawat, pulsa, paket data, dan pembayaran aneka tagihan rutin bulanan. Yang paling menarik, limit kredit yang diberikan dari Kredivo maksimal bisa mencapai hingga Rp 30 juta. Makin besar penghasilan kamu, makin besar juga peluang untuk dapat limit kredit yang maksimal.

Untuk pinjaman tunai, Kredivo memberikan dua opsi pinjaman yaitu pinjaman mini dan pinjaman jumbo. Pinjaman mini mulai dari Rp 500 ribu sedangkan pinjaman jumbo pengajuannya minimal mulai dari Rp 1 juta. Untuk pinjaman mini, tenor angsurannya maksimal hanya 30 hari sedangkan pinjaman jumbo ada dua pilihan: 3 atau 6 bulan, dengan suku bunga 2,95% aja per bulannya.

Sementara untuk cicilan barang di merchant online, kamu bisa menggunakan limit Kredivo di lebih dari 200 e-commerce rekanan Kredivo, mulai dari Bukalapak, Tokopedia, Shopee, Lazada, JD.id, Blibli, dan yang lainnya. Cuma dengan minimal pembelanjaan Rp 1 juta, kamu bisa langsung cicil dengan pilihan tenor 3/6/12 bulan, tanpa uang muka, dan suku bunga 2,95% per bulan.

Pastikan kamu memiliki sumber dana produktif lain

Untuk berjaga-jaga, sebelum ajukan pinjaman online sebagai modal usaha, pastikan juga bahwa kamu saat ini masih punya penghasilan atau sumber dana produktif lainnya. Misalnya dari gaji bulanan di kantor. Hindari berpikir muluk-muluk soal keuntungan yang didapat dari bisnis. Paling tidak, apabila bisnis yang kamu rintis nantinya tidak berhasil, masih ada penghasilan bulanan yang bisa kamu andalkan untuk menutup angsuran cicilan dan kebutuhan hidup sehari-hari.


silahkan beli Pulsa Online via Paypal untuk memudahkan isi ulang paket internet murah