AMEBIASIS ADALAH

Amebiasis Adalah

Sumber: hellosehat.com

Pernahkah kamu mendengar tentang amebiasis? Apa itu amebiasis? Menurut dr. Marianti pada alodokter.com amebiasis adalah infeksi parasit pada usus yang disebabkan oleh parasit Entamoebae histolytica atau E. Histolytica. Entamoba berasal dari gabungan parasit tunggal yang bertekstur seperti jeli dan dapat hidup di dalam atau permukaan kulit manusia dan binatang.

Parasit ini bergerak dengan mengubah struktur tubuhnya dan dapat berkembang biak dengan sendirinya. Semua orang berisiko terkena infeksi amebiasis, terlebih pada orang yang berkunjung ke negara beriklim tropis dan daerah dengan sanitasi yang buruk. Orang yang memiliki daya tahan tubuh rendah dan pria yang melakukan seks sesama jenis juga berisiko untuk terjangkit infeksi ini.

Apa saja penyebab dari infeksi amebiasis ini? Amebiasis adalah infeksi yang akan terjadi ketika parasit E. Histolytica masuk ke dalam tubuh dan menetap dalam usus. Dia akan menular melalui makanan dan minuman yang sudah terkontaminasi. Selain itu penyakit ini juga akan menular lewat tanah, air, pupuk aau tangan orang yang sudah terpapar tinja yang mengandung parasit tersebut.

Orang yang sudah tertular beresiko mengalami infeksi amebiasis parah ketika dia mengonsumsi alkohol, sedang hamil, menderita kanker, dan menggunakan obat kortikosteroid yang menekan sistem imun tubuh. Menurut dr. Tania Savitri gejala umum yang akan dirasakan oleh penderita adalah diare disertai darah, kram pada perut, buang air besar yang kental, demam, dan sering merasa lelah.

Bagaimana cara dokter mengdiagnosis infeksi amebiasis ini? Dilansir dari halodoc.com diagnosis dilakukan dengan wawancara, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjuang, contohnya seperti pemeriksaan darah untuk memeriksa kondisi lainnya, pemeriksaan kolonoskopi untuk menulai kondisi usus besar dan banyaknya parasit yang ada menggunakan alat khusus. Pemeriksaan sampel jaringan hati (biopsi) di laboratorium yang dapat dilakukan bersamaan dengan kolonoskopi. Tes jarum yang paling umum dilakukan untuk melihat penumpukan nanah pada hati.

Lalu bagaimana dengan pengobatan yang dapat dilakukan untuk infeksi amebiasis ini? Menurut hellosehat.com pengobatan untuk amebiasis harus melalui resep yang mencukupi dari dokter. Dokter akan memeriksa kotoran dan memastikan bahwa parasitnya sudah keluar dari tubuh. Dokter juga menyarankan untuk mengonsumsi obat seperti metronidazole dan lodoquinol.

Namun, obat ini memiliki efek samping seperti mual, sakit kepala, dan warna urin yang gelap. Kamu juga disarankan untuk meminum banyak cairan untuk mencegah terjadinya dehidrasi, beberapa kasus bahkan membutuhkan transfer air. Pada penyakit ini, konsultasi dengan dokter sangat diperlukan untuk pemulihan dengan benar.

Infeksi ini dapat menghilang dalam dua ninggu dalam saluran pencernaan dan kamu masih dapat pulih sepenuhnya meski histolytica bergerak ke organ lain, tentunya pemulihan dapat dilakukan dengan mengikuti saran dan instruksi dari dokter. Berdasarkan WHO terdapat tujuh puluh ribu orang yang meninggal karena amebiasis, oleh karena itu dibutuhkan pertolongan dokter untuk penyembuhan.

Kamu juga dapat melakukan pengobatan di rumah dengan mengubah gaya hidup seperti mengonsumsi obat sesuai dosis, meminum banyak air untuk mencegah terjadinya diare atau dehidrasi, pastikan kamu mengonsumsi makanan yang dimasak sebelum dimakan, gunakan kondom ketika berhubungan seksual dan rajin mencuci tangan dengan sabun dan air hangat agar dapat terhindar dari parasit.

Itulah hal-hal yang dapat kamu ketahui tentang amebiasis. Infeksi amebiasis adalah penyakit yang memerlukan dokter dalam penyembuhannya. Jika kamu menderita penyakit ini, rutinlah berkonsultasi dengan dokter untuk penyembuhan yang tepat.